roti

Bluder, Roti Lembut Hasil Teknik Ulenan

Ada begitu banyak macam jenis roti yang beredar di pasaran saat ini. Mulai dari jenis roti atau kue tar, bolu, brownies, dan lain-lain. Kita pun tak kesulitan mendapatkan pangan satu ini. Bahkan sampai toko kecil dan warung kelontong pun menjualnya. Salah satu jenis roti yang cukup populer adalah jenis roti bluder. Bagi sebagian orang mungkin jenis roti ini masih asing. Apa sih bluder itu?

Bluder merupakan salah satu jenis roti yang populer pada zaman pemerintahan kolonial Belanda. Roti ini sangat lembut dan empuk, mudah disobek dan lembut di mulut. Kelembutan roti ini didapat dari penggunaan telur dan mentega yang relatif banyak sehingga ketika disobek seratnya akan terlihat padat namun lemas. Keunikan lain dari bluder adalah proses pembuatannya yang ternyata memakan waktu hingga 8 jam. Wah!

Bagaimana membuatnya? Cukup siapkan bahan-bahan seperti tepung berprotein tinggi dan sedang, ragi, telur, gula, susu, mentega asin (yang dingin dan dipotong-potong), garam, vanila, serta susu evaporated. Bahan biang yang terdiri dari tepung berprotein tinggi beserta ragi dan air es dicampur dan diuleni hingga kalis. Setelah itu tutup dengan plastik, pastikan tidak ada udara yang masuk, diamkan selama 1.5 jam dalam suhu ruangan lantas dimasukkan dalam lemari es dan didinginkan selama 1 jam.

Setelah itu, campur telur dan gula pasir. Setela selesai, di tempat yang berbeda, campurkan tepung terigu, ragi, serta susu bubuk. Setelah bercampur rata, campurkan adonan ini dengan adonan biang yang sudah didiamkan tadi hingga rata. Uleni kedua adonan sampai kalis. Kocokan telur dan gula tadi dimasukkan dalam campuran adonan biang lalu diuleni lagi sampai kalis. Masukkan mentega asin dan garam lalu uleni terus-menerus hingga adonan berubah elastis. Pencampuran atau teknik uleni yang tepat inilah yang membuat hasil akhir bluder menjadi begitu lembut ketika disantap.

Ketika adonan sudah tercampur rata dan teksturnya menjadi elastis, ambil sebagian adonan, kira-kira seberat 65 gram, lalu dibuat berbentuk bulat lantas didiamkan selama kurang lebih 10 menit. Pipihkan adonan lalu tarik memanjang. Lipat jadi dua bagian lalu tarik lagi. Lipat kembali dan tarik lagi. Teknik ini hampir sama ketika mengolah adonan gula menjadi permen. Maka sudah pasti dibutuhkan tenaga yang cukup kuat untuk melakukan teknik ini.

Setelah selesai, bentuk adonan kembali menjadi bulat dan letakkan di atas cetakkan bluder. Cetakan yang digunakan berdiamter atas 7.5 cm dan diameter bawah 5 cm, tinggai sekitar 5.5 cm. Olesi cetakan dengan margarin sebelum memasukkan adonan ke dalamnya. Sekarang diamkan adonan yang sudah ditaruh di cetakkan sekitar 3 jam untuk membiarkannya mengembang. Terakhir, olesi adonan dengan susu evaporated.

Langkah terakhir adalah memanggang adonan tersebut dalam oven yang memiliki suhu api atas 170 derajat Celcius dan api bawah sekitar 200 derajat Celcius selama 13 menit. Dan ketika selesai, voila! Bluder sudah siap disajikan atau dihias sesuai dengan keinginan Anda. Ini adalah resep dasar dari bluder original. Anda bisa bereskperimen untuk memberikan variasi rasa seperti cokelat, keju, atau selai, tergantung pada kesukaan masing-masing. Yang jelas, tanpa tambahan rasa yang kekinian pun, bluder ini akan tetap menjadi favorit karena tekstur rotinya yang lembut dan sangat nikmat. Hmm, jadi ingin menyantapnya satu!

bluder