membuat roti

Teknik inti Pembuatan Adonan Bluder

Dalam membuat berbagai roti, kesuksesan untuk menghasilkan roti yang sempurna bukan hanya terletak pada penggunaan bahannya yang berkualitas super, tetapi juga pada teknik pembuatan dan penggunaan alat-alat yang tepat. Termasuk ketika membuat bluder, kita harus mengetahui dan menerapkan teknik-teknik pembuatan yang tepat. Ketika tangan kita tidak terlalu luwes serta pengetahuan dalam membuat bluder tidak terlalu banyak, kemungkinan gagalnya relatif lebih tinggi.

 

Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam membuat adonan bluder yang sempurna hingga dimatangkan dengan panggangan. Beberapa hal tersebut terkait dengan teknik-teknik dan hal-hal teknis yang harus benar-benar diperhatikan selama proses pembuatan bluder berlangsung.

 

  1. Menguleni

Inilah teknik inti yang menjadikan adonan roti apapun menjadi kalis sempurna. Menguleni adalah teknik untuk membangun gluten dalam adonan hingga tercampur rata. Kebanyakan orang akan melakukan proses ini dengan menggunakan tangan hingga memastikan bahwa adonan yang mereka uleni 100% kalis sempurna.

 

  1. Menguleni dengan Tangan

Sebagai teknik yang paling umum digunakan oleh para koki roti, menguleni dengan menggunakan tangan memiliki keunggulan untuk menjaga adonan tidak overmixing. Gerakan menguleni dengan tangan persis seperti sedang mencuci baju.

 

  1. Menguleni dengan Mesin

Untuk menghindari kelelahan karena proses pengulenan dengan tangan juga memakan tenaga yang relatif besar dan waktu yang relatif lama, beberapa orang memilih menggunakan alat untuk menguleni adonan. Mesin yang dimaksud adalah dough hook, mesin pengulen yang terbuat dari logam dan cukup kuat untuk menguleni adonan yang relatif besar agar bahan-bahan tercampur semua dan merata.

 

  1. Spesifikasi Adonan Kalis

Memastikan bahwa adonan sudah kalis adalah hal yang harus diketahui oleh para pembuat roti. Untuk itu, mereka biasanya akan melakukan pengetesan untuk mengetahui apakah adonan yang mereka olah sudah kalis atau belum. Caranya: ambil sebagian kecil adonan lalu tarik dan bentangkan. Ketika adonan tidak sobek ketika dibentangkan maka itu tanda adonan sudah kalis.

 

  1. Fermentasi

Tahap yang penting juga adalah proses fermentasi yang merupakan proses di mana ragi berkembang biak. Suhu yang mendukung proses ini adalah antara 24 sampai 40 derajat Celcius. Untuk mendukung suhu udara tersebut, pada skala rumahan, proses ini dilakukan dengan menaruh adonan pada baskom dan menutupnya baik dengan kain maupun plastik yang meminimalisir masuknya udara.

 

  1. Pengempisan Pasca Fermentasi

Setelah proses fermentasi selesai, penting untuk mengempiskan kembali adonan tersebut guna menghilangkan gas yang ada di dalam adonan setelah berfermentasi serta membentuk serat adonan yang rata lantas menjadi lembut dan halus. Proses selanjutnya adalah pembulatan adonan sekaligus membangun struktur gluten kembali.

 

  1. Proses Pemanggangan

Setelah pemberian topping, adonan yang sudah siap akan dipanggang. Proses ini bukan sekadar mematangkan adonan tetapi juga membunuh ragi yang berkembang biak sehingga tidak berlebihan. Suhu pematangan ini juga harus diatur agar adonan matang merata dan menghindari gosong yang bukan hanya memperburuk tampilan tetapi juga menghancurkan cita rasa.

 

  1. Fase Pendinginan

Meski kerap dianggap sebagai fase yang kurang penting, tetapi fase pendinginan adalah fase yang relatif penting dilakukan guna menghindari bluder dari kondisi berkeringat. Bluder yang berkeringat atau basah bisa membuatnya mudah terserang jamur dan bakteri.

 

Hal-hal teknis ini adalah segelintir kunci untuk membuat adonan bluder yang sempurna hingga pada proses pemanggangan dan pencapaian hasil yang sesuai ekspektasi. Jika Anda relatif buta dengan teknis-teknis pemasakan, cobalah ajak rekan dan famili yang mempunyai pengalaman masak yang lebih banyak dan baik. Selamat mencoba membuat bluder sempurna!

menguleni

fermentasi

pemangganan bluder cokro

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *